WE MUST GO BLOG

Kondisi Pertanian di Kota Bogor

August 7th, 2011 · No Comments

Bogor adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat dan terletak 54 km selatan Jakarta. Bogor dikenal juga dengan sebutan kota hujan karena curah hujannya yang tinggi. Bogor telah lama dikenal sebagai pusat pendidikan dan penelitian pertanian di Indonesia. Karena di Bogor berbagai lembaga dan balai-balai penelitian pertanian dan biologi berdiri sejak abad ke-19. Dengan kondisi dataran yang tinggi, kota ini biasa menggunakan sistem terasering dalam penataan pertaniannya agar tidak tergerus oleh erosi, terlebih lagi curah hujan bogor yang tinggi.

Kota Bogor memiliki hasil pertanian khas-nya, yakni talas, talas bogor ini sudah terkenal, kalau orang berbicara talas, pasti yang terlintas dipikirannya adalah Bogor ini. Selain itu, akibat curah hujan yang tinggi, mengakibatkan kondisi udara yang lembab, hal ini sangat bermanfaat untuk budidaya jamur, yang paling sering ditemui adalah budidaya jamur tiram. Jamur yang memiliki banyak kelebihan dibandingkan bahan makanan non-hewani yang lain, sehingga banyak masyarakat yang mengambil peluang untuk berbisnis budidaya jamur di sektor pertanian.

Namun sama seperti kota-kota lain, Kota Bogor pun mengalami kesulitan dalam hal lahan pertanian, akibat dari jumlah penduduk yang terus bertambah, banyak lahan pertanian dan hutan yang menjadi korban untuk pembangunan perumahan atau semacamnya. Ketidak pedulian para investor terhadap lingkungannya bisa menghambat peningkatan mutu petanian secara kualitas dan kuantitas di Bogor ini.

Pada tahun 2008 lalu, tepatnya di Desa Parakan Kecamatan Ciomas, dilakukan uji coba terhadap Kualitas Hormon Tanaman Unggul (Hantu) dan terbukti meningkatkan produksi padi hingga dua kali lipat, tentu dengan adanya Hantu ini para petani sangat terbantu karena bisa menekan biaya produksi dan meningkatkan hasil panen. Dan saat ini, Hantu sudah didistribusikan ke daerah lain.

→ No CommentsTags: General

Kondisi Pertanian di Indonesia

August 7th, 2011 · No Comments

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Pertanian merupakan hal yang sangat penting peranannya untuk kesejahteraan sebuah negara. Kemajuan dibidang pertanian sendiri bisa menjadi patokan kesejahteraan dalam negara tersebut. Di Indonesia sendiri, pertanian bukan lah hal asing. Indonesia dikenal dengan sebutan negara agraris, karena sebagian besar pekerjaan masyarakat Indonesia adalah bertani. Dari keanekaragaman hasil pertanian, Indonesia mampu memproduksi hasil pertanian yang beranekaragam, terutama rempah-rempah.
[img]http://ridwanarifin11u.student.ipb.ac.id/files/2011/08/istana-bgr.jpg[/img]

Di Indonesia sendiri sering muncul gebrakan gebrakan guna meningkatkan kualitas pertanian, salah satunya adalah bibit supertoy yang langsung dipromosikan sendiri oleh bapak presiden kita Susilo Bambang Yudhoyono, beliau berharap Indonesia bisa swasembada beras lagi, bibit ini sendiri merupakan hasil persilangan antara Rojolele dan Pandanwangi. Namun sepertinya bibit yang dikatakan bisa menghasilkan panen 2 kali lebih banyak ini bisa dibilang belum berhasil, karena banyaknya petani yang mengalami gagal panen menggunakan bibit supertoy ini. Di tahun 2011 ini, Indonesia masih belum bisa berswasembada beras, Indonesia masih mengimpor beras dari negara-negara Asia Tenggara, ironis memang, negara agraris tapi beras saja masih impor. bahkan kalau kita tanya anak kecil yang kita temui di jalan “dek kalau sudah besar mau jadi apa ?”, saya yakin akan sulit menemui yang ingin jadi petani, ya memang di Indonesia ini petani identik dengan rakyat miskin sehingga sedikit dari mereka yang mau bertani, miris sekali.

Mengenai tenaga ahli, menurut saya Indonesia memiliki sumber daya manusia yang baik dalam bidang bertanian, namun sayang, jarang terlihat program pemerintah dalam membantu para petani dan SDM yang berkualitas guna meningkatkan mutu pertanian Indonesia dalam lingkup luas, jika ada pun biasanya hanya setengah jalan atau berakhir dengan ketidakjelasan.

[img]http://ridwanarifin11u.student.ipb.ac.id/files/2011/08/istana-bgr.jpg[/img]

→ No CommentsTags: General